
Indah sungguh bahasa yang digunakan oleh hamba-hamba belaan Anuwar berahim terhadap pimpinan tertinggi negara.
Sebenarnya bahasa-bahasa indah ini bukanlah luahan hati mereka tetapi ini adalah suara yang direka dan dskripkan untuk menunjukkan betapa buruknya seseorang pemimpin di negara ini tidak kira ia Sultan ataupun pemimpin kerajaan sekalipun.
Sebenarnya tiada siapa pun yang menyembah Sultan atau mendewakannya, cuma kita menghormatinya...